Pencarian Koleksi Perpustakaan Pusat IPB
BUKUDISERTASITESISSKRIPSIARTIKELMAJALAH


ABCDEFGHIJKLMNOPQRSTUVWXYZ
Database: diser 3794 Record

Hasil Pencarian:

"A. A. MATTJIK" = 12 record

No

Nomor Panggil

Katalog

1

D
613.95
MAH
p

Nama Pengarang: Mahmud, Mien K.;
Judul: Penggunaan makanan bayi formula tempe dalam diet bayi dan anak balita sebagai suatu upaya penanggulangan masalah diare
Kolasi: xiv, 181 lembar, il.
Subjek: Infant dietetic foods; , Tempeh
Pembimbing: Winarno, F.G.; Karyadi, Darwin; Mattjik, A. A.; Soekirman;
Perpustakaan: IPB-PUSAT-
Lantai: LANTAI-3




2

D
674.243
SUT
p

Nama Pengarang: Sutigno, Paribotro;
Judul: Pengaruh ekstender dan pengisi dalam perekat urea formaldehida terhadap daya rekat kayu lapis meranti (Shorea sp.) dan kapur (Dryobalanops sp.)
Kolasi: 132 lembar, il.
Subjek: Shorea; , DryobalanopsUrea formaldehyde
Pembimbing: Widarmana, Sadan; Sarajar, C. G.; Mattjik, A. A.; Achmadi, Suminar S.;
Perpustakaan: IPB-PUSAT-
Lantai: LANTAI-3




3

D
633.88
GAN
p

Nama Pengarang: Gandawidjaja, Djunaedi;
Judul: Pertumbuhan dan perkembangan anter Solanum kharianum Clarke dalam kultur in vitro
Penerbitan: Bogor:Pascasarjana-IPB,1992
Kolasi: xiv, 111 lembar, il.
Subjek: Medicinal plants; , Solanum khasianum
Pembimbing: Solahuddin, Soleh; Wattimena, G. A.; Gunawan, Livy Winata; Mattjik, A. A.; Hartana, Alex;
Perpustakaan: IPB-PUSAT-
Lantai: LANTAI-3




4

D
636.39
ATM
p

Nama Pengarang: Atmamihardja, Sodikin;
Judul: Pengaruh kehadiran jantan dan umur induk terhadap aktivitas dan penampilan reproduksi kambing kacang betina
Penerbitan: Bogor:Pascasarjana-IPB,1992
Kolasi: v, 92 lembar, il.
Subjek: Small ruminants; , GoatsReproduction
Pembimbing: Sukra, Yuhara; Natasasmita, Asikin; Toelihere, Mozes R.; Widjajakusuma, Reviany; Mattjik, A. A.;
Perpustakaan: IPB-PUSAT-
Lantai: LANTAI-3
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mempelajari pengaruh kehadiran jantan dan umur induk terhadap tingkah laku dan (intensitas, lama periode, panjang siklus, keteraturan siklus) berahi , konsentrasi hormon progesteron pada siklus berahi dan jumlah anak yang lahir. Juga untuk mengetahui keadaan konsentrasi hormon progesteron pada siklus berahi post coitus, selama bunting dari bulan kedua sampai kelahiran serta pada induk yang beranak tunggal dan beranak kembar. Penelitian berlangsung 12 bulan, menggunakan kambing kacang betina sebanyak 24 ekor, terdiri dari 12 ekor betina umur satu tahun dan 12 ekor betina umur tiga tahun, dan sebagai perangsang digunakan pejantan umur 2 tahun. Digunakan metoda eksperimen, menggunakan Rancangan Acak Lengkap dengan enam ulangan. Data yang diperoleh diolah dengan analisis sidik rangam menggunakan program komputer Balance factorial (BALF). Hasil penelitian menunjukkan, bahwa dalam kelompok betina tidak ada jantan, baik betina umur muda maupun umur tua, tingkah laku pada waktu berahi meningkat dibandingkan kelompok betina ada jantan. Lama periode berahi kelompok betina ada jantan (47,50 + 4,01 jam) nyata (P 0,05) lebih pendek dari lama periode berahi kelompok betina tidak ada jantan (58,25 + 3,49 jam). Panjang siklus berahi kelompok betina ada jantan (19,57 + 1,04 hari) nyata (P 0,05) lebih panjang dari siklus berahi betina tidak ada jantan (18,43 + 1.09 hari). Rata-rata lama periode berahi betina baik umur muda (45 , 00 jam) maupun umur tua (50,00 jam) pada kelompok ada dan tidak ada jantan, tidak berbeda nyata. Kehadiran jantan menyebabkan konsentrasi hormon progesteron pada fase luteal nyata (P 0,05) lebih besar dari konsentrasi hormon progesteron pada fase luteal kelompok betina tidak ada jantan. Pada kelompok betina ada maupun tidak ada jantan, konsentrasi hormon progesteron pada fase luteal pada kelompok betina umur tua nyata (P 0,05) lebih besar dari kelompok betina umur muda. Konsentrasi hormon Progesteron yang berkisar antara 6,5 ng/ml dengan 11,0 ng/ml antara hari ke-10 dan ke-14 post coitus, untuk kelompok betina baik ada maupun tidak ada jantan dapat menentukan kebuntingan dini kambing kacang. Dari rata-rata jumlah ovulasi sebanyak 25 buah ova diperoleh 16 ekor anak yang lahir; kelompok betina ada jantan 11 ekor anak, kelompok betina tidak ada jantan 5 ekor anak. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan umum, bahwa kehadiran jantan dalam kelompok betina penting dalam upaya peningkatan daya reproduksi dan produksi kambing kacang.




5

D
598.2
DJU
p

Nama Pengarang: Djuniarti, Yuliani;
Judul: Peningkatan kinerja reproduksi burung parkit melalui pemberian silase bekicot
Penerbitan: Bogor:Pascasarjana-IPB,1993
Kolasi: xv, 122 lembar, il.
Subjek: Systematic zoology; , Apes
Pembimbing: Partodihardjo, Soebadi; Martojo, Harimurti; Wahju, Juju; Natasasmita, Asikin; Mattjik, A. A.;
Perpustakaan: IPB-PUSAT-
Lantai: LANTAI-3
Abstrak: Burung parkit (melopsitacus undulatus) merupakan satwa liar yang menarik terutama keindahan bulunya. Untuk melestarikannya maka kinerja reproduksi menjadi penentu utama. Tujuan penelitian mengetahui peningkatan kinerja reproduksi burung parkit melalui pemberian silase bekicot dengan kadar yang berbeda. Penelitian dilakukan 2 tahap, (1) tahap pendahuluan yaitu pengadaan burung parkit, pembuatan silase, analisa silase dan makanan, (2) tahap pemberian makanan. Tujuh puluh pasang burung parkit dibagi tujuh kelompok secara acak, masing-masing diberi ransum yang dicampur silase bekicot dengan kadar 0, 10, 20, 30, 40 dan 60 persen. Data analisa dengan statistik non parametrik. Kruskal Wallis dan uji posterior. Sedang korelasi diuji dengan koefisien Rank Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ransum yang mengandung 20 persen silase bekicot adalah paling tinggi fertilitas dan daya tetasnya ( P0.01 ), juga paling efisien menjelang saat bertelur.




6

D
636.38
HER
p

Nama Pengarang: Herman, Rachmat;
Judul: Perbandingan pertumbuhan, komposisi tubuh dan karkas antara domba priangan dan ekor gemuk
Penerbitan: Bogor:Pascasarjana-IPB,1993
Kolasi: xiii, 83 lembar, il.
Subjek: Animal husbandry; , Goat, Bogor jawa Barat
Pembimbing: Natasasmita, Asikin; Mattjik, A. A.; Sutardi, Toha; Martojo, Harimurti; Sastradipradja, D.;
Perpustakaan: IPB-PUSAT-
Lantai: LANTAI-3
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mengetahui perbandingan pertumbuhan, komposisi tubuh dan karkas antara domba Priangan dan Ekor Gemuk. Digunakan domba Priangan dan Ekor Gemuk jantan muda dengan bobot hidup antara 7.7 sampai 13.9 kg yang diberi 3 macam ransum, yaitu R1 dengan protein dapat dicerna (dd) 134 g dan energi dd 11.120 Mjoule, R2 dengan protein dapat dicerna (dd) 204 g dan energi dd 11.524Mjoule,dan R3 dengan protein dapat dicerna (dd) 280 g dan energi dd 10.748 Mjoule. penelitian dilaksanakan dalam rancangan faktorial 2 x 3. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa penampilan kedua bangsa selama penggemukkan dan bobot karkas untuk setiap bobot potong tidak berbeda. Berdasarkan perlemakannya, karkas Ekor Gemuk lebih berlemak, sedangkan karkas Priangan konfirmasi perototannya lebih baik. Pada bobot otot karkas yang sama, bobot otot di daerah dada dan paha serta lemak intramuskuler lebih tinggi sedangkan lemak subkutan lebih rendah pada domba Priangan. Ransum dapat meningkatkan kecepatan pertumbuhan dengan meningkatkan kadar proteinnya, tetapi nilai konversinya menjadi lebih tinggi. Ransum tidak banyak mengubah komposisi tubuh dan karkas.




7

D
636.58
HAB
p

Nama Pengarang: Habibie, Arifien;
Judul: Pengaruh cekaman panas terhadap kebutuhan vitamin C pada ayam petelur komersial yang sedang berproduksi
Penerbitan: Bogor:Pascasarjana-IPB,1993
Kolasi: xviii, 186 lembar, il.
Subjek: Poultry; , LayingVitamin C, Jawa Barat-Bogor
Pembimbing: Wahju, Juju; Mattjik, A. A.; Sugandi, Dawan; Muhilal; Widjajakusuma, Reviany;
Perpustakaan: IPB-PUSAT-
Lantai: LANTAI-3




8

D
636.084
WAH
b

Nama Pengarang: Wahyuni H.S., Siti;
Judul: Biokonversi dedak padi oleh kapang aspergillus ficuum sebagai upaya menurunkan kadar fitat dan pengaruhnya terhadap kinerja ayam petelur
Penerbitan: Bogor:Pascasarjana-IPB,1995
Kolasi: xi, 109 lembar, il.
Subjek: Animal feeding; , Chicken, feedingAspergillus ficuum
Pembimbing: Wahju, Juju; Sugandi, Dawan; Samosir, D. J.; Mattjik, A. A.; Azwar, Norman R.; Tangenjaya, Budi;
Perpustakaan: IPB-PUSAT-
Lantai: LANTAI-3
Abstrak: Three experiments were conducted to evaluate the performance of laying hens fed on fermented rice bran (FRB) utilizing A. ficuum. First, the phytase-producing ability of A. ficuum was tested. The mold produce 2.561 AU of phytase was grown for 88 hours on rice bran medium. Second, in vitro and in vivo studies were carried out on rice bran before and after fermented utilizing A. ficuum. Fermentation of rice brand reduced phytic acid by about 83.25 persen, but had no effect on protein digestibility. Protein content, Ca and P retention, and P availability in FRB were higher (P0.05) than in unfermented rice bran (URB). There were no differences in metabolizable energy content and N retention. Third, five treatment-diets and a control diet were each fed to five groups of four hens in individual battery cages. The treatment diets contained 10 to 50 persen FRB, the control diet contained 30 persen URB. All diets contained 15 persen protein with 2650 kcal/kg ME and had similar Ca, Pav, lysine methionine and TSAA contents. Egg production, egg weight, feed conversion, Haugh unit, shell thickness, yolk index, Ca retention and Mg content of shell were not affected by fermentation. Feed consumption and P retention in shell of hens fed FRB diets were higher (P0.05) than those fed the control diet. The higher FRB content of diet increased (P0.05) feed conversion, P retention and Mg content of shell; reduced (P0.05) feed consumption, egg production and yolk in-index. Egg weight, Haugh unit, shell thichness and Ca retention in shell were not affected.




9

D
636.28
NGA
p

Nama Pengarang: Ngadiyono, Nono;
Judul: Pertumbuhan serta sifat-sifat karkas dan daging sapi sumba ongole, Brahman cross dan Australian commersial cross yang dipelihara secara intensif pada berbagai bobot potong
Penerbitan: Bogor:Pascasarjana-IPB,1995
Kolasi: x, 209 lembar, il.
Subjek: Cattle-carcases; Meat-cattle; , Carcasses-cattle
Pembimbing: Gunardi, Eddie; Natasasmita, Asikin; Parakhasi, AMinuddin; Girindra, Aisjah; Mattjik, A. A.;
Perpustakaan: IPB-PUSAT-
Lantai: LANTAI-3
Abstrak: Penelitian ini bertujuan mempelajari laju pertumbuhan, produksi dan kualitas karkas, sifat fisik dan komposisi kimia daging dan lemak dari sapi Sumba Ongole (SO), Brahman Cross (Bx) dan Australian Comercial Cross (ACC) yang dipelihara secara intensif pada berbagai bobot potong. Digunakan 96 ekor sapi jantan, terdiri dari 32 ekor sapi SO, 32 ekor sapi Bx Pare-pare dan 32 ekor sapi ACC umur sekitar 2 tahun. Sapi dipelihara secara feedlot (penggemukan) dengan pakan yang sama, yaitu 85 persen konsentrat dan 15 persen rumput raja (King grass). Pakan dan minum diberikan ad libitum dan pengamatan dilakukan kurang lebih 4 bulan. Hasil penelitian menunjukkan, pertumbuhan BB harian sapi SO lebih tinggi daripada sapi Bx. Konversi pakan dan feed cost/gain ketiga bangsa sapi relatif sama. Persentase karkas sapi SO dan ACC cenderung bertambah dengan meningkatnya bobot potong, sedangkan sapi Bx relatif tetap. Persentase karkas sapi Bx lebih tinggi dibanding SO dan ACC, yaitu masing-masing 54.18, 52.69 dan 53.07 persen. Tebal lemak punggung, persentase lemak depo (pelvis,ginjal dan jantung) dan yield grade karkas sapi Bx dan ACC lebih tinggi dibanding SO. Karkas sapi SO dan ACC lebih panjang dan lebar daripada karkas sapi Bx. Persentase tulang dan daging sapi SO lebih tinggi daripada Bx, tapi persentase lemak karkas (fat deboning) SO lebih rendah daripada sapi Bx dan ACC. Komposisi kimia daging tidak berbeda nya diantara bobot potong. Asam lemak jenuh terbanyak daging sapi adalah palmitan dan stearat, sedangkan asam lemak tak jenuh terbanyak adalah asam oleat.




10

D
595.132
MAR
n

Nama Pengarang: Marwoto, Budi;
Judul: Nematoda bentuk ginjal (Rotylenchulus reniformis Linford & Olivera) patogen potensial pada tanaman tomat di Indonesia
Penerbitan: Bogor:Pascasarjana-IPB,1996
Kolasi: xxi, 119 lembar, il.
Subjek: Nematodes; , Rotylenchulus reniformisTomatoes, Cianjur-Jawa Barat
Pembimbing: Suseno, Rusmilah; Hadi, Soetrisno; Wardojo, S.; Wattimena, G. A.; Mattjik, A. A.;
Perpustakaan: IPB-PUSAT-
Lantai: LANTAI-3




Copyright @2012 by ELibISIS TeamWork